Perbedaan itu (tidak selalu) indah (1)
part 1.
Berawal dari obrolan di sebuah situs perkenalan, seorang cowok, yang tidak terlalu lucu tapi terlahir tampan, dengan senyum licik & penuh dusta, nekat menyapa seorang perempuan di seberang sana...
Hai namaku Bintang, rumahku di Bekasi. Eh iya, kan kamu ngga nanya ya? Maaf ya.. Maaf..
Tanpa disangka, sapaan cowok tadi berbalas:
Hehe... ini kak Bintang yang stand up comedy ya? Coba dong kak stand up...
Si cowok berbicara dalam hati:
Yaelah, ni cwe ngapain sih, baru kenal udah nyuruh-nyuruh stand up, kaga jelas banget !
Tapi dia menyembunyikan perasaan kesalnya dan tetap menjawab sapaan perempuan tadi:
Hehe iya de, aku Bintang yang itu, tapi susah kalo lewat telpon, lagian juga ngga dibayar, tambah susah !
Dia memanggil perempuan itu dengan sebutan 'de' dari kata 'adik' karena selain perempuan itu berumur lebih muda beberapa tahun, juga karena perempuan tadi memanggil dia duluan dengan sebutan 'kak'.
Sebenarnya, saat cowok ini menyapa lebih dulu & memperkenalkan namanya, itu perempuan di seberang sana juga ngomong dalam hati:
Yaelah, si Bintang ngapain sih, baru kenal udah sok ngelucu, kaga jelas banget !
Setelah berbasa-basi, si cowok akhirnya tahu kalau perempuan yang dia ajak ngobrol ini tinggal di Ciledug, sebuah daerah di Tangerang, yang kalau dicek di google map, jaraknya 52.000 meter dari rumah dia.
Okelah perempuan ini rumahnya di Tangerang, lalu cowok ini rumahnya dimana? Tanpa dikasitahu, sepertinya para pembaca sudah tahu kalau dia artis dari Bekasi. Wahaha...
Sudah dong, kalian biasa saja, jangan ngomong kasar, santai saja, damai bang, damai mbak..
Tidak lama kemudian, merekapun bertukar nomor telepon. Sebenarnya bukan bertukar, lebih tepatnya si cowok yang minta, dengan agak merayu, dicampur intimidasi dengan sedikit persekusi.
Karena memang dasar si cowok ini 'celamitan' jadi dia langsung menelpon perempuan tadi & kalau menelpon hingga berjam-jam, dimulai saat serial Jodha Akbar hingga adzan subuh berkumandang.
Mereka ngobrol panjang lebar hingga berjam-jam karena kebetulan providernya sama.
Provider telepon mereka memang sama, tapi agama mereka berbeda, dan mereka juga sudah sama-sama tahu dari awal, tapi namanya juga baru kenal, malas untuk berpikir soal perbedaan agama, padahal merekapun tahu, jika diteruskan hingga jauh, pasti ujungnya tidak enak.
Cowok ini, orang yang masa bodoh pada banyak hal, termasuk pada agama, baik agama dia sendiri maupun agama orang lain.
Dan diapun tidak pernah mempermasalahkan bila pasangannya berbeda agama, karena dia merasa semua agama di Indonesia itu baik, sama-sama menyembah sang pencipta, cuma jalannya saja yang berbeda, jadi tidak heran jika semua mantan pasangannya berbeda agama dengan dia.
Semuanya? Iya semuanya !
Kalaupun kemarin-kemarin dia berpisah dengan pasangannya, itu bukan karena beda agama, tapi karena hubungan jarak jauh, karena kurang komunikasi & karena cowok ini ketahuan selingkuh.
Hebat kan? Padahal perempuan yang mau sama dia hampir tidak ada, tapi ini malah selingkuh. WTF !
Dan saat itu, sekitar jam setengah 9 malam sehabis hujan, di sebuah tempat makan di daerah Rawa Belong, yang jadi tempat berkumpul para mahasiswa Binus yang sekarang tempatnya sudah tutup, datang seorang cowok bermotor bebek warna hitam, dengan rambut sebahu agak basah, dengan kondisi baju & celana yang juga tidak kering, ditambah noda cipratan lumpur karena 2 jam kehujanan dari Bekasi, datang & menghampiri seorang perempuan, yang sedang duduk bersama 2 orang temannya.
Perempuan yang saat itu dia hampiri terlihat anggun, memakai baju putih & celana panjang putih, dengan kulit yang juga putih, dengan rambut sebahu yang sekilas wajahnya mirip artis Luna Maya, ini serius, bukan bercanda, karena memang mirip, sama-sama cantik, jadi bukan hal yang aneh jika malam itu dia jadi pusat perhatian para pengunjung, karena hampir semua mata tertuju ke dia.
Apalagi di tempat itu juga ada gerombolan cowok-cowok, tidak sedikit yang berbisik-bisik membicarakan dia, dan tidak sedikit pula yang mencoba menarik perhatian dia.
Si cowok berambut sebahu, dengan nyali seadanya, nekat mendekat, kemudian mengulurkan tangannya dan mengajak perempuan ini bersalaman, si perempuan lalu berdiri menyambut uluran tangan si cowok yang celananya tidak pernah diganti itu.
Saat si perempuan berdiri, baru terlihat jika dia memiliki tubuh yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari cowok yang mengajaknya bersalaman itu. Ya benar, perempuan jangkung awak kabin sebuah maskapai penerbangan itu memiliki tinggi 171 cm, sedangkan si cowok gempal itu hanya165 cm !
Saat berkenalan beda keyakinan, saat pertemuan beda ketinggian. MANTAP !!
Kamu keujanan ya kak?
Tanya si perempuan, saat bersalaman dengan si cowok, yang tangannya dingin karena keujanan.
Iya nih de aku keujanan, maaf ya... Macet juga, soalnya banyak motor yang brenti di bawah fly over, jadi susah lewat.
Si cowok menjawab, sekalian mencari kambing hitam karena dia telat datang 1/2 jam.
Setelah itu, tak lupa cowok ini juga bersalaman & menyapa 2 teman dari perempuan tadi, yang tinggi badannya juga tidak jauh berbeda, karena memang mereka bekerja di bidang yang sama & dituntut untuk memiliki tinggi badan yang ideal.
Info saja untuk pembaca, jadi beberapa hari sebelumnya, si cowok tampan asal Bekasi ini memang mengajak si perempuan jangkung ini untuk bertemu di tempat yang orang-orangnya sudah dia kenal & kebetulan memang tempat itu adalah tempat latihan teman-temannya dia dari komunitas stand up Jakarta Barat.
Kenapa begitu? Iya, karena biasanya jika dia bikin janji bertemu dengan perempuan, perempuannya sering tidak datang, atau bilangnya OTW tapi tiba-tiba hilang dan tidak bisa dihubungi, jadi jika si 'Luna Maya' ini tidak datang, dia tidak terlalu sedih, karena masih ada teman-temannya yang bisa diajak mengobrol.
Setelah pertemuan ini, si cowok tidak mengharapkan apa-apa, karena seperti yang sudah-sudah, jika janji bertemu dengan perempuan, maka itu adalah pertemuan yang pertama, sekaligus yang terakhir.
Karena biasanya setelah itu si perempuan langsung menghilang, atau menghindar dengan 1001 alasan.
Mulai dari alasan handphonenya rusak hingga takut ketauan oleh pacarnya, padahal waktu berkenalan mengaku masih single.
Lho katanya 1001 alasan, kok ini baru 2? Oh iya ya, berarti masih sisa 999 alasan lagi, tolong bantu saya mencari sisanya :(
Yang makin membuat cowok ini tidak berharap apa-apa, ya karena perempuan yang dia temui kali ini, selain cantik, tinggi, agamanya juga beda, jadi kalau dia mau sama cowok yang sok cakep, lebih pendek & agamanya juga beda, sepertinya itu hanya mimpi.
Karena yakin tidak akan bertemu lagi seperti yang sebelum-sebelumnya, setelah si perempuan ini pulang dengan mobilnya, si cowok berniat untuk nongkrong & berkumpul dengan teman-temannya sampai pagi.
Nah, saat sedang asyik berbincang dengan teman-temannya, ada pesan WhatsApp masuk ke handphone si cowok:
Kak, aku udah di rumah nih, kalo udah sampe rumah tolong kabarin ya, nanti kita telponan lagi..
Ternyata pesan yang masuk ke handphone si cowok yang merknya sama dengan merk laptop itu berasal dari si 'Luna Maya' tadi.
Si cowok berpikir, ini perempuan salah kirim atau mungkin malah handphonenya dibajak, soalnya dia merasa aneh, sehabis ketemu kok orangnya masih ada, padahal biasanya menghilang entah kemana....
Karena tidak percaya begitu saja, cowok ini membalas untuk memastikan:
De, ini kamu beneran nungguin?
Si perempuan di seberang sana membalas lagi: Iya kak !
WAW !!!
Tanpa menunggu lama, dengan penuh semangat, si cowok langsung menyalakan motor bebeknya & agar cepat sampai rumah, itu motor langsung digas sekencang-kencangnya, tapi sayang beribu sayang, motornya tidak jalan karena dia lupa memasukkan gigi :(
Saat dia berangkat dari Bekasi tadi memakan waktu 2 jam, tapi saat pulang hanya 1 jam, karena memang kondisi jalan sudah sepi, juga karena si cowok ini naik motor bebek yang iklannya dibintangi bang Komeng sampai bajunya robek-robek & bikin ambruk jembatan itu. Tau kan?
Uhuyyy....
De, aku dah sampe rumah nih....
Aku cuci muka dulu ya....
Maaf ya kalo nunggu lama....
Kamu dah ngantuk belom?....
De?
Cowok itu mengirim pesan demi pesan WhatsApp pada si perempuan, tapi sudah 1 jam tidak ada balasan sama sekali, padahal jelas-jelas wasapnya online.
Ya elah, gw udah seneng, naek motor buru-buru, eh diboongin lagi, nasib dah nasib, tau gini mending gw nongkrong dah....
Ucap si cowok dalam hati
Bersambung......
Berawal dari obrolan di sebuah situs perkenalan, seorang cowok, yang tidak terlalu lucu tapi terlahir tampan, dengan senyum licik & penuh dusta, nekat menyapa seorang perempuan di seberang sana...
Hai namaku Bintang, rumahku di Bekasi. Eh iya, kan kamu ngga nanya ya? Maaf ya.. Maaf..
Tanpa disangka, sapaan cowok tadi berbalas:
Hehe... ini kak Bintang yang stand up comedy ya? Coba dong kak stand up...
Si cowok berbicara dalam hati:
Yaelah, ni cwe ngapain sih, baru kenal udah nyuruh-nyuruh stand up, kaga jelas banget !
Tapi dia menyembunyikan perasaan kesalnya dan tetap menjawab sapaan perempuan tadi:
Hehe iya de, aku Bintang yang itu, tapi susah kalo lewat telpon, lagian juga ngga dibayar, tambah susah !
Dia memanggil perempuan itu dengan sebutan 'de' dari kata 'adik' karena selain perempuan itu berumur lebih muda beberapa tahun, juga karena perempuan tadi memanggil dia duluan dengan sebutan 'kak'.
Sebenarnya, saat cowok ini menyapa lebih dulu & memperkenalkan namanya, itu perempuan di seberang sana juga ngomong dalam hati:
Yaelah, si Bintang ngapain sih, baru kenal udah sok ngelucu, kaga jelas banget !
Setelah berbasa-basi, si cowok akhirnya tahu kalau perempuan yang dia ajak ngobrol ini tinggal di Ciledug, sebuah daerah di Tangerang, yang kalau dicek di google map, jaraknya 52.000 meter dari rumah dia.
Okelah perempuan ini rumahnya di Tangerang, lalu cowok ini rumahnya dimana? Tanpa dikasitahu, sepertinya para pembaca sudah tahu kalau dia artis dari Bekasi. Wahaha...
Sudah dong, kalian biasa saja, jangan ngomong kasar, santai saja, damai bang, damai mbak..
Tidak lama kemudian, merekapun bertukar nomor telepon. Sebenarnya bukan bertukar, lebih tepatnya si cowok yang minta, dengan agak merayu, dicampur intimidasi dengan sedikit persekusi.
Karena memang dasar si cowok ini 'celamitan' jadi dia langsung menelpon perempuan tadi & kalau menelpon hingga berjam-jam, dimulai saat serial Jodha Akbar hingga adzan subuh berkumandang.
Mereka ngobrol panjang lebar hingga berjam-jam karena kebetulan providernya sama.
Provider telepon mereka memang sama, tapi agama mereka berbeda, dan mereka juga sudah sama-sama tahu dari awal, tapi namanya juga baru kenal, malas untuk berpikir soal perbedaan agama, padahal merekapun tahu, jika diteruskan hingga jauh, pasti ujungnya tidak enak.
Cowok ini, orang yang masa bodoh pada banyak hal, termasuk pada agama, baik agama dia sendiri maupun agama orang lain.
Dan diapun tidak pernah mempermasalahkan bila pasangannya berbeda agama, karena dia merasa semua agama di Indonesia itu baik, sama-sama menyembah sang pencipta, cuma jalannya saja yang berbeda, jadi tidak heran jika semua mantan pasangannya berbeda agama dengan dia.
Semuanya? Iya semuanya !
Kalaupun kemarin-kemarin dia berpisah dengan pasangannya, itu bukan karena beda agama, tapi karena hubungan jarak jauh, karena kurang komunikasi & karena cowok ini ketahuan selingkuh.
Hebat kan? Padahal perempuan yang mau sama dia hampir tidak ada, tapi ini malah selingkuh. WTF !
Dan saat itu, sekitar jam setengah 9 malam sehabis hujan, di sebuah tempat makan di daerah Rawa Belong, yang jadi tempat berkumpul para mahasiswa Binus yang sekarang tempatnya sudah tutup, datang seorang cowok bermotor bebek warna hitam, dengan rambut sebahu agak basah, dengan kondisi baju & celana yang juga tidak kering, ditambah noda cipratan lumpur karena 2 jam kehujanan dari Bekasi, datang & menghampiri seorang perempuan, yang sedang duduk bersama 2 orang temannya.
Perempuan yang saat itu dia hampiri terlihat anggun, memakai baju putih & celana panjang putih, dengan kulit yang juga putih, dengan rambut sebahu yang sekilas wajahnya mirip artis Luna Maya, ini serius, bukan bercanda, karena memang mirip, sama-sama cantik, jadi bukan hal yang aneh jika malam itu dia jadi pusat perhatian para pengunjung, karena hampir semua mata tertuju ke dia.
Apalagi di tempat itu juga ada gerombolan cowok-cowok, tidak sedikit yang berbisik-bisik membicarakan dia, dan tidak sedikit pula yang mencoba menarik perhatian dia.
Si cowok berambut sebahu, dengan nyali seadanya, nekat mendekat, kemudian mengulurkan tangannya dan mengajak perempuan ini bersalaman, si perempuan lalu berdiri menyambut uluran tangan si cowok yang celananya tidak pernah diganti itu.
Saat si perempuan berdiri, baru terlihat jika dia memiliki tubuh yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari cowok yang mengajaknya bersalaman itu. Ya benar, perempuan jangkung awak kabin sebuah maskapai penerbangan itu memiliki tinggi 171 cm, sedangkan si cowok gempal itu hanya165 cm !
Saat berkenalan beda keyakinan, saat pertemuan beda ketinggian. MANTAP !!
Kamu keujanan ya kak?
Tanya si perempuan, saat bersalaman dengan si cowok, yang tangannya dingin karena keujanan.
Iya nih de aku keujanan, maaf ya... Macet juga, soalnya banyak motor yang brenti di bawah fly over, jadi susah lewat.
Si cowok menjawab, sekalian mencari kambing hitam karena dia telat datang 1/2 jam.
Setelah itu, tak lupa cowok ini juga bersalaman & menyapa 2 teman dari perempuan tadi, yang tinggi badannya juga tidak jauh berbeda, karena memang mereka bekerja di bidang yang sama & dituntut untuk memiliki tinggi badan yang ideal.
Info saja untuk pembaca, jadi beberapa hari sebelumnya, si cowok tampan asal Bekasi ini memang mengajak si perempuan jangkung ini untuk bertemu di tempat yang orang-orangnya sudah dia kenal & kebetulan memang tempat itu adalah tempat latihan teman-temannya dia dari komunitas stand up Jakarta Barat.
Kenapa begitu? Iya, karena biasanya jika dia bikin janji bertemu dengan perempuan, perempuannya sering tidak datang, atau bilangnya OTW tapi tiba-tiba hilang dan tidak bisa dihubungi, jadi jika si 'Luna Maya' ini tidak datang, dia tidak terlalu sedih, karena masih ada teman-temannya yang bisa diajak mengobrol.
Setelah pertemuan ini, si cowok tidak mengharapkan apa-apa, karena seperti yang sudah-sudah, jika janji bertemu dengan perempuan, maka itu adalah pertemuan yang pertama, sekaligus yang terakhir.
Karena biasanya setelah itu si perempuan langsung menghilang, atau menghindar dengan 1001 alasan.
Mulai dari alasan handphonenya rusak hingga takut ketauan oleh pacarnya, padahal waktu berkenalan mengaku masih single.
Lho katanya 1001 alasan, kok ini baru 2? Oh iya ya, berarti masih sisa 999 alasan lagi, tolong bantu saya mencari sisanya :(
Yang makin membuat cowok ini tidak berharap apa-apa, ya karena perempuan yang dia temui kali ini, selain cantik, tinggi, agamanya juga beda, jadi kalau dia mau sama cowok yang sok cakep, lebih pendek & agamanya juga beda, sepertinya itu hanya mimpi.
Karena yakin tidak akan bertemu lagi seperti yang sebelum-sebelumnya, setelah si perempuan ini pulang dengan mobilnya, si cowok berniat untuk nongkrong & berkumpul dengan teman-temannya sampai pagi.
Nah, saat sedang asyik berbincang dengan teman-temannya, ada pesan WhatsApp masuk ke handphone si cowok:
Kak, aku udah di rumah nih, kalo udah sampe rumah tolong kabarin ya, nanti kita telponan lagi..
Ternyata pesan yang masuk ke handphone si cowok yang merknya sama dengan merk laptop itu berasal dari si 'Luna Maya' tadi.
Si cowok berpikir, ini perempuan salah kirim atau mungkin malah handphonenya dibajak, soalnya dia merasa aneh, sehabis ketemu kok orangnya masih ada, padahal biasanya menghilang entah kemana....
Karena tidak percaya begitu saja, cowok ini membalas untuk memastikan:
De, ini kamu beneran nungguin?
Si perempuan di seberang sana membalas lagi: Iya kak !
WAW !!!
Tanpa menunggu lama, dengan penuh semangat, si cowok langsung menyalakan motor bebeknya & agar cepat sampai rumah, itu motor langsung digas sekencang-kencangnya, tapi sayang beribu sayang, motornya tidak jalan karena dia lupa memasukkan gigi :(
Saat dia berangkat dari Bekasi tadi memakan waktu 2 jam, tapi saat pulang hanya 1 jam, karena memang kondisi jalan sudah sepi, juga karena si cowok ini naik motor bebek yang iklannya dibintangi bang Komeng sampai bajunya robek-robek & bikin ambruk jembatan itu. Tau kan?
Uhuyyy....
De, aku dah sampe rumah nih....
Aku cuci muka dulu ya....
Maaf ya kalo nunggu lama....
Kamu dah ngantuk belom?....
De?
Cowok itu mengirim pesan demi pesan WhatsApp pada si perempuan, tapi sudah 1 jam tidak ada balasan sama sekali, padahal jelas-jelas wasapnya online.
Ya elah, gw udah seneng, naek motor buru-buru, eh diboongin lagi, nasib dah nasib, tau gini mending gw nongkrong dah....
Ucap si cowok dalam hati
Bersambung......
Asyik Bang ceritanya... Nunggu lanjutannya ah. Hehee
BalasHapusGausah nunggu lama, saking semangatnya, itu cwo langsung nyalain motor bebeknya & karena pengen cepet2 sampe rumah, itu motor digas sekenceng-kencengnya, tapi sayang beribu sayang, motornya ngga jalan karena dia belom masukin gigi.
BalasHapusWTF LAH wkwkwkwk
sedih juga kisah hidup lu bang
BalasHapus1001 dikurang 3 kok 988?
BalasHapusWkwk kok tulisannya gak ada yg di bolak balik bang ?
BalasHapusSalah duga, gw kira pnglman sblm trknal bin..
BalasHapus2019LanjutkanBintang
BalasHapus