Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Perbedaan itu (tidak selalu) indah. Part 14

Part 14. Kamu ngapain kak?   Tanya si perempuan. Si cowok gugup bukan main, wajahnya memerah, bukan memerah karena baru selesai mengikuti acara color run , tapi memerah karena panik. Dia panik saat ditanya apa maksud dari kelakuannya tadi, yang nekat menempelkan bibirnya ke bibir perempuan di depannya ini. Si cowok panik dan hanya bisa terdiam dengan wajah yang masih kemerahan, tapi sekarang sudah agak keunguan , begitupun dengan sang perempuan, masih terlihat diam, setia menunggu jawaban keluar dari mulut si cowok. Sekitar 2 setengah menit mereka terdiam tanpa berkata sepatah katapun, hanya mata mereka saja yang saling tatap, mata si perempuan menatap tajam ke mata si cowok, dan mata si cowok juga menatap tajam, ke arah lain, karena dia bingung tidak tahu harus berbuat apa. Saat mereka saling terdiam dan saling menatap di kesunyian malam itu, lampu taman masih saja belum menyala, entah memang rusak, entah tidak dinyalakan, atau entah memang lampunya dicolong sang penja...

Perbedaan itu (tidak selalu) indah. Part 13

Part 13. Karena kesibukan masing-masing, mereka tidak bisa bertemu selama seminggu. Bagi kalian mungkin seminggu itu hanya sebentar, tapi bagi cowok asal Bekasi ini seminggu terasa lama, seperti setengah bulan dibagi dua. Jadi saat memiliki waktu luang, mereka memutuskan untuk bertemu kembali & kali ini justru sang perempuan yang mengajak untuk bertemu di sebuah studio foto. Lho, kenapa di studio foto? Kenapa bukan di museum atau rumah sakit bersalin saja? Jadi, entah kebetulan atau tidak, si cowok ini mempunyai seorang teman yang kekasihnya seorang perempuan & kekasihnya ini adalah rekan kerja dari si perempuan tadi. Apakah kalian bingung? Jadi begini, si cowok asal Bekasi ini punya teman, cowok juga, yang berprofesi sebagai juru foto, nah si juru foto itu memiliki kekasih, seorang perempuan, yang bekerja sebagai awak kabin di sebuah maskapai penerbangan, nah kekasihnya sang juru foto ini adalah rekan kerja dari perempuan yang sedang didekati oleh si cowok Bekasi ini. G...

Perbedaan itu (tidak selalu) indah part 12

part 12. Si cowok Bekasi ini pulang dengan motornya sambil senyum-senyum sendiri, karena dia merasa, sepertinya hubungan dia dengan sang perempuan cantik yang hendak mambawa kabur helmnya tadi akan berlanjut lebih jauh. Perjalanan pulangnya dari Jakarta Selatan menuju Bekasi, yang jika malam hari memakan waktu 1 jam 30 menit, tapi karena dijalani dengan hati yang riang gembira, kini bisa dia tempuh hanya dalam waktu 1 jam 34 menit. Iya, bertambah 4 menit, dikarenakan harus mampir ke pom bensin & mengisi bensin motornya terlebih dahulu. Dia tahu perjalanan pulangnya ke Bekasi lumayan jauh, tapi tidak harus naik roket seperti yang orang Jakarta sering bilang, karena pakai motorpun bisa sampai Bekasi, jadi lebih baik meluangkan waktu beberapa menit untuk mengisi bensin, daripada nanti kehabisan bensin di tengah perjalanan dan harus mendorong motornya belasan kilometer, bukan tidak mungkin betisnya varises semua atau malahan jari kakinya jadi jempol semua. Di tengah perjalanan...